Budaya dan Lingkungan Sekolah

Cetak
Kategori: Profil
Tanggal Penerbitan Ditulis oleh Administrator

Budaya sekolah merupakan karakteristik khas sekolah, yang membedakan satu sekolah dengan sekolah lainnya. Budaya sekolah adalah kebiasaan-kebiasaan perilaku, dan tindakan yang ditampilkan dan ditunjukkan oleh seluruh warga  sekolah dalam mencapai tujuan sekolah yang telah ditetapkan. 

Budaya sekolah yang baik akan mendorong seluruh warga sekolah untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya sebaik mungkin, dan akan meningkatkan kinerja sekolah dalam mencapai tujuan sekolah.

Nilai, aturan, norma, filosofi dan kebiasaan yang diterapkan dan dikembangkan SMP-SMK Al Ma’shum Mardiyah dalam mewujudkan visi dan misinya antara lain adalah :

1. Menerapkan Murid Sahabat Guru

Hubungan yang dilandasi kasih sayang, mengarah pada rasa peduli satu sama lain, layaknya Rasulullah, Muhammad saw dengan para sahabatnya.

Melalui Murid Sahabat Guru, proses pembelajaran menjadi bermakna, karena suasana belajarnya menyenangkan, dan mencerdaskan.  Jauh dari rasa takut, dan tegang sehingga siswa berani mengungkapkan berbagai masalah yang menghambat proses pembelajaran.

2.  Menerapkan Delapan Jalur  Hubungan

Untuk mewujudkan peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia siswa menjalankan:

a. Beribadah kepada Allah;
b. Taat kepada Rasul Allah SAW;
c. Berbakti kepada Ibu-Bapak,
d. Memuliakan guru,
e. Menghormati yang lebih tua,  
f. Menghargai sesama,
g. Menyayangi yang lebih muda,
h. Menjaga dan memelihara alam

3.  Membudayakan  Hidup Bersih, dan  Sehat.

Seluruh komponen sekolah dianjurkan untuk hidup secara damai dengan menerapkan trilogi kehidupan beragama yaitu : satu dalam aqidah, toleransi dalam khilafiyah, dan berjamaah dalam ibadah.

Wajib memelihara lingkungan sekolah yang bersih, sehat, indah dan nyaman. Ruang kantor, ruang belajar, teras, dan lain sebagainya tampak rapi, bersih dan indah, bukan karena mahalnya barang, tetapi  karena tata letak  memang enak dipandang. Saluran air, dan kamar mandi tampak bersih. Tempat pembuangan sampah tersedia  dan tertata dengan baik.

4. Menghindari Merokok.

SMP-SMK Al Ma’shum Mardiyah memandang merokok merupakan perbuatan yang diharamkan, masuk dalam kategori merusak diri, karena, merokok dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan orang yang merokok maupun yang tidak merokok. 

5. Menampakkan Kebaikan.

SMP-SMK Al Ma’shum Mardiyah memandang orang bukan dari latar belakang sosial ekonomi, etnis, kekeluargaan, derajat, pangkat, golongan, dan kekayaan yang dimiliki, tetapi pada amal kebaikannya.

Aib yang ada pada murid antara lain :  nilai yang jelek, sifat-sifat yang kurang baik, dan hal-hal yang sangat pribadi sifatnya,  hanya murid yang bersangkutan yang tahu. Kalaupun harus diungkapkan, dilakukan hanya untuk kepentingan pembimbingan pribadi murid, dan itupun diungkapkan tanpa diketahui oleh orang lain.

Kebaikan-kebaikan murid harus ditampakkan melalui pembiasaan, antara lain (a) Sholat berjama’ah, (b) Dzikir, (c) Berdo’a sebelum dan sesudah pembelajaran, (d)Tadarus al Qur’an, (e) Membuang sampah pada tempatnya, (f) Memberi senyum, sapa/salam, (g) Berterima kasih, (h) Meminta maaf, (i) Mengunjungi orang sakit, (j) Mengambil sampah yang berserakan, (k) santun dan sopan, (l) Jujur, (m) Sabar, (n) Menyayangi yang lebih muda, (o) Menghormati yang lebih tua, (p) Menta’ati tata tertib, (q) Menepati janji, (r) Rapi dan bersih, (s) Menghargai pendapat orang lain, (t) Budaya antri, (u) Memberikan penghargaan terhadap orang yang berprestasi, (v) Melindungi yang lemah, (w) Membantu kaum fakir, dll.